Rumah sakit adalah lingkungan dengan lalu lintas tinggi yang melibatkan pasien, dokter, perawat, dan staf lainnya. Oleh karena itu, sistem keamanan yang efisien harus mencakup berbagai aspek, mulai dari pemantauan fisik hingga perlindungan siber.
Pemasangan Closed-Circuit Television (CCTV) dengan kecerdasan buatan (AI) kini menjadi standar dalam teknologi modern rumah sakit. Sistem ini mampu mendeteksi perilaku mencurigakan secara real-time dan mengirim peringatan kepada tim keamanan sebelum insiden terjadi.
Menurut laporan MarketsandMarkets, pasar sistem keamanan berbasis AI diperkirakan tumbuh hingga $38,9 miliar pada tahun 2025. Teknologi ini dapat membantu rumah sakit mengidentifikasi individu yang mencurigakan serta mengurangi insiden pencurian atau kekerasan.
Beberapa fasilitas kesehatan kini mengadopsi akses kontrol biometrik yang hanya memungkinkan personel tertentu masuk ke area kritis, seperti ruang farmasi atau laboratorium. Teknologi ini mencegah akses tidak sah yang dapat membahayakan pasien atau mengakibatkan pencurian obat-obatan terlarang.
Data dari Statista menunjukkan bahwa penggunaan sistem biometrik dalam keamanan meningkat hingga 18% per tahun, terutama di sektor yang membutuhkan keamanan tinggi seperti rumah sakit dan bank.
Rumah sakit modern kini dilengkapi dengan panic button yang memungkinkan tenaga medis dan staf mengirim sinyal darurat ke tim keamanan dalam situasi berbahaya. Fitur ini sangat efektif dalam menangani kasus kekerasan terhadap tenaga medis, yang menurut U.S. Bureau of Labor Statistics, terjadi empat kali lebih tinggi dibandingkan dengan industri lainnya.
Selain ancaman fisik, serangan siber terhadap rumah sakit juga semakin meningkat. Pada tahun 2022, lebih dari 93 juta data pasien dicuri dalam berbagai serangan siber di seluruh dunia.
Untuk melindungi data pasien, rumah sakit harus menerapkan sistem enkripsi data, firewall canggih, serta pelatihan kesadaran keamanan siber bagi seluruh staf. Menurut laporan Cybersecurity Ventures, biaya rata-rata pelanggaran data dalam industri kesehatan mencapai $9,23 juta per insiden.
Meskipun teknologi canggih dapat meningkatkan keamanan, peran jasa keamanan rumah sakit tetap tidak tergantikan. Kombinasi antara sistem pemantauan modern dan jasa security rumah sakit yang profesional dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi semua pihak.
Dengan meningkatnya ancaman keamanan, rumah sakit harus segera mengadopsi teknologi modern rumah sakit untuk melindungi pasien, tenaga medis, dan aset mereka. Dari CCTV berbasis AI hingga akses kontrol biometrik, teknologi ini mampu meminimalisir risiko serangan fisik maupun siber.
Namun, teknologi saja tidak cukup. Kombinasi antara sistem keamanan canggih dan jasa keamanan rumah sakit profesional seperti City Guard akan memberikan perlindungan maksimal bagi fasilitas kesehatan.
Jangan tunggu sampai terjadi insiden! Lindungi rumah sakit Anda dengan sistem keamanan terbaik. Hubungi City Guard sekarang dan konsultasikan kebutuhan keamanan rumah sakit Anda.
Your email address will not be published. Required fields are marked (*)